Sensor tegangan AC sebagai masukan untuk Arduino

Dalam pembuatan sistem dengan mengunakan arduino, kadang kita ingin menggunakan kabel listrik AC sebagai masukan atau sensor untuk Arduino ini. dan itu pernah saya alamin, berikut dibawah ini contoh rangkaian tambahannya.

Peringatan!
bekerja dengan daya AC 220 dapat membahayakan Anda, seseorang yang menggunakan perangkat Anda atau terjadinya kebakaran dan dll. Jangan mengabaikan hal itu jika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan.

Jika Anda tidak berpengalaman bekerja dengan listrik AC, saya sarankan Anda menggunakan trafo input 220 output 5V, dan dijadikan sebagai pengerak atau sensor pin input Arduino.
Gunakan resistor pull-down agar tidak mengambang.

berikut gambarnya rangkaianya

Konektor di sebelah kiri P1 dan P2  adalah input  dari tegangan 120VAC-240VAC . dan PS2505L adalah sebuah AC OPTO-isolator. Resistor bleeder nilainya besar, 1 Megaohm atau sekitar itu. Kedua resistor adalah standar 1/4 atau 1/8 watt resistor. C1 harus disesuainkan dengan tengana AC yang akan dipakai.

Dan pada pemasangan input Arduino kita tambahkan rangkaian  seperti ini:

P1 dan P2 dihubungkan ke P3 dan P4 dari OPTO-isolator. TOOL1 dihubungkan ke pin input Arduino. R3 adalah untuk melindungi arduino dari hubung pendek Dari VCC ke Ground. C5 adalah sebagai filter atau menghilangkan noise. D1 adalah dioda perlindungan ESD. Sirkuit ini telah digunakan dengan 240VAC dan diuji dengan 120VAC.

Dan dibawah ini juga contoh lainya:

AC Line Voltage Detector

ini adalah rangkaian yang menentukan apakah ada atau tidak ada tegangan 120VAC atau 220VAC aktif. mengunakan OPTO-isolator TLP781. Pada gelombang setengah positif dari tegangan AC, optoisolator menyala dan menarik atau memaksa pin 4 digital ke ground. Resistor pullup internal pada pin digital harus diaktifkan untuk menjaga sinyal tinggi. Ketika tegangan AC diaktifkan, pin digital akan melihat gelombang persegi dengan frekuensi 60 Hz dan siklus kerja agak kurang dari 50%.

Untuk tegangan 220VAC,  nilai resistor diperbesar 20k dan dayanya 2W.

Bekerjalah dengan hati-hati dengan tegangan tinggi!

4 Comment(s)

  1. Pak, mohon informasi cara penghitungan nilai besar kapasitor yang diperlukan, apakah rangkaian ini bisa diterapkan pada tegangan kerja 3 phasa (380 v)

    Wilis | Jul 11, 2013 | Reply

  2. mas ini cocok untuk atmega8535 ?
    kalo tidak cocok, mas tau sensor tegangan yang cocok ?

    fadli | Jul 24, 2013 | Reply

  3. selama digital input dari atmega8535 0-5 volt, saya rasa ini cocok juga untuk itu

    dodok | Dec 9, 2013 | Reply

  4. Pak Wilis, untuk tegangan capasitor kita sesuaikan dengan tengangan input yang kita pakai. untuk pemakaian di 380volt bisa tapi kita perhatikan nilai dari R1 dan R2, nilainya buka segitu dia harus lebih besar lagi nilainya

    dodok | Dec 9, 2013 | Reply

Post a Comment